Integritas Dalam Ber-Organisasi

Integritas Dalam Ber-Organisasi

Integritas adalah pondasi dalam merancang kinerja yang juga merupakan gambaran diri kita di dalam suatu organisasi untuk mengoptimalkan seluruh aspek organisasi. Integritas juga dapat menunjukkan ucapan dan keyakinan yang konsten. Integritas tidak hanya menjadi pegangan slot terbaru bagi seorang pemimpin dalam bertindak, tapi juga bagaimana integritas itu totalitas bagi seluruh anggota.

Organisasi yaitu pengelompokkan orang-orang kedalam kegiatan kerjasama untuk menempuh tujuan yang sudah diatur. Berdasarkan Sutarto (1985) bahwa organisasi yaitu cara yang saling berimbas antar orang dalam golongan yang bekerjasama untuk menempuh tujuan tertentu. Dalam konteks definisi hal yang demikian, suatu organisasi sepatutnya mempunyai integritas (bagus pemimpin ataupun bawahan) dalam mengelola otoritas yang bersifat regulatif, untuk menempuh tujuan bersama.

Kenapa intergritas penting dimiliki oleh seseorang dalam berorganisasi? Sebab, integritas yaitu  suatu ketahanan diri untuk tak terpengaruh dengan bermacam jenis desakan yang mengutamakan kepentingan dan profit diri sendiri. Integritas juga bisa diistilahkan sebagai suatu konsep yang terkait dengan konsistensi dalam suatu perbuatan, skor, cara dan prinsip. Di dalam dunia kerja, integritas yaitu suatu skor penting yang dicari oleh rekuter. Sebab, orang yang berintegritas biasanya mempunyai pribadi yang jujur dan mempunyai karakter yang kuat.

Seorang pemimpin absolut melakukan skor-skor integritas, sebab dialah yang akan dilihat orang lain terpenting dulu, diwujudkan model dan figur lebih-lebih bagi bawahannya. Integritas ini juga penting bagi image si pemimpin itu sendiri. Sebab di dikala pemimpin menggunakan skor-skor integritas, dia akan diterima sekalian diandalkan oleh bawahannya sebagai sosok panutan. Dia akan dapat memberi pengaruh orang lain sebab ketegasan dan keselarasannya atas pikiran dan perkataan. Tidak yang berbeda terjadi apabila di dalam sebuah organisasi atau perusahaan, para pemimpinnya tak diandalkan malahan tak mendapatkan respek dari bawahannya. Mereka akan berjalan sendiri-sendiri tanpa mencontoh arahan dari pimpinannya. Organisasi atau perusahaan hal yang demikian akan menjadi kacau dan tak dapat menempuh tujuan dengan bagus. Itulah yang akan terjadi apabila pemimpin tak menanamkan skor-skor integritas.

Seringkali kita menemukan ada bawahan yang justru mempunyai skor integritas yang lebih tinggi diperbandingkan pimpinannya.  perlu dilaksanakan yaitu bagaimana menjaga konsistensi dari bawahan hal yang demikian tiap waktu, sehingga hal ini cakap menyadarkan secara pribadi terhadap pimpinannya.  perlu sepatutnya memberikan pembetulan secara lantas, menampilkannya terus menerus dari waktu ke waktu akan memberikan dorongan bagi pemimpinnya itu untuk berubah menjadi lebih bagus. Kuncinya yaitu menghasilkan environment yang senantiasa tetap untuk melakukan skor-skor integritas, sehingga diinginkan skor-skor itu akan tumbuh dan mengakar dalam diri tiap orang yang berada di dalamnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back To Top